KBRN, Makassar : Wajib kunjungan perpustakaan bagi siswa siswi taman kanak-kanak, kelompok bermain dan sekolah dasar akan berlansung selama 6 kali setahun.

Dinas Perpustakaan Kota Makassar di tahun 2017, memfokuskan pada sektor pembangunan minat baca pada usia muda seperti tingkat TK,KB dan SD.

Hal tersebut dilakukan atas dasar kurangnya minat baca masyarakat pada era generasi saat ini.

“Program wajib kunjungan perpustakaan bagi siswa siswi tingkat bawah dan dasar, merupakan langkah pemerintah kota Makassar untuk menanam kembali jiwa minat baca masyarakat tentu di pupuk sejak usia muda yakni usia taman kanak kanak, sehingga denga sendirinya akan tercipta generasi yang cerdas akan kaya ilmu pengetahuan,” jelas kepala dinas perpustakaan kota makassar, Andi Siswanta.

Program “Wajib Kunjungan Perpustakaan” berlansung selama setahun dengan kouta kunjungan 1 bulan 1 sekolah, kouta tersebut dibatasi dikarenakan minimnya anggaran pelaksananya dimana setiap kunjungan sekolah melalui jalur undangan akan di sungguhkan berbagai kegiatan menarik seperti pembagian buku dongeng, pendogeng, drama cilik, serta berbagai perlombaan lainnya.

“Kami merasa senang dengan adanya program pemerintah mewajibkan siswa TK untuk berkunjung ke perpustakaan sebagai langkah perkenalan, selain dari itu juga dapat menumbuhkan minat baca bagi generasi muda kita ke depan,” ungkap guru pendamping siswa, Ismayanti.

Selain dari program “Wajib Kunjungan Perpustakaan” pihak dinas juga mengerahkan kendaraan perpustakaan keliling ke sejumlah lokasi terpencil di kota makassar setiap hari, sebagai langkah pemenuhan target nasional. (FJ/AA)

Leave a Reply

%d bloggers like this: