REALITA BUDAYA BACA

Coba perhatikan gambar dibawah, dari 8 orang diruang tunggu termasuk saya, hanya 1 orang yang lagi baca buku serius banget disudut belakang (bawa buku sendiri lagi…), selebihnya main hp (saya amati mereka chating, games, nonton video) dan ada yang nonton TV (anak-anak bersama Ibunya karena kebetulan channel yg di putar adalah film kartun). Kalau sy sendiri habis motret baca koran…he..he… apalagi di rak gantungan koran ada 4 terbitan… Sepertinya tidak ada yang mau membacanya, ya sudah biar saya saja yg membacanya satu satu, lumayan dapat info beragam lewat media cetak. Sekedar diketahui, di ruang tunggu ini fasilitas sudah lengkap, ruangan nyaman + WiFi dan bahan bacaan pun sudah tersedia)…

Itulah realita, tetapi sy bersyukur masih ada yang membaca buku… Walau saat ini banyak buku elektronik (e-book), tetapi sy belum pernah mendapati seseorang yg mau membacanya. Kalau ada, saya pasti potret diam-diam…he..he… malahan yang lebih banyak saya dapati mereka pada chatting di medsos dan games. Akhirnya saya jadi males melihatnya.

Catatan realita hari ini di ruang tunggu menjadi spirit dan evaluasi tentang kondisi budaya baca.

Terima kasih yang sudah membaca laporan ini berarti anda telah memiliki minat membaca

Leave a Reply

%d bloggers like this: